Feeds:
Posts
Comments

Archive for November 22nd, 2008

Let Us Be Remembered

Let Us Be Remembered

Read Full Post »

Dari Osaka ke Kyoto

Yasuhiro Suzuki

Yasuhiro Suzuki

Setelah menghabiskan waktu selama 1 bulan di Osaka, saya melanjutkan kunjungan saya ke Fukuoka untuk mengikuti program The 4th Asian Museum Curator’s Conference yang diselenggarakan sejak tanggal 17 s/d 24 November 2008, bersamaan dengan pelaksanaan Yokohama Triennale. Selain di Fukuoka, konferensi ini diselenggarakan secara simultan dengan mengunjungi beberapa museum dan kurator di Hiroshima, Osaka dan Kyoto.

Sebelum berangkat ke Fukuoka, saya dan Yap Sau Bin memutuskan untuk menghabiskan waktu selama 2 hari di Kyoto. Di sini kami berencana untuk bertemu dengan beberapa seniman, sekaligus mengunjungi museum dan galeri. Sebelum berangkat ke Kyoto pada tanggal 15 November 2008, saya menyempatkan diri untuk bertemu dengan Shoko Nakata dan Roni untuk makan siang bersama, sebelum kemudian bertemu dengan Yap Sau bin di Stasiun Osaka untuk berangkat bersama-sama ke Kyoto dengan menggunakan kereta. Namun karena keterbatasan waktu, saya kemudian memutuskan untuk langsung menuju Kyoto dan bertemu dengannya di sana.

Begitu tiba di Stasiun Kyoto, saya kemudian bertemu dengan Yap Sau Bin yang menunggu di pintu keluar utama. Rencananya kami berdua akan menginap di rumah Tan Juichen. Karena hari masih siang, kami berdua memutuskan untuk mengunjungi Kuil Kiyomizu-dera, sebuah kuil peribadatan bagi para pengikut agama Buddha yang didirikan pada sekitar tahun 798. Ketika kami mengunjungi kuil ini, ada banyak sekali wisatawan yang secara khusus mendatangi kuil yang diusulkan untuk menjadi bagian dari situs peninggalan budaya UNESCO.

Di sekitar kuil, ada banyak rumah makan dan toko kecil yang menjual berbagai kerajinan dan cenderamata. Tampaknya Kuil Kiyomizu-dera merupakan situs yang penting bagi para pengikut Buddha di Jepang. Ketika kami datang di tempat ini, banyak orang yang tengah bersiap-siap untuk mengikuti ritual doa malam hari yang menjadi salah satu kegiatan rutin di kuil ini. Saya dan Yap Sau Bin kemudian memutuskan untuk langsung menuju rumah Tan Juichen ketika hari mulai gelap.

Begitu sampai di tempat tinggal Tan Juichen, saya diperkenalkan kepada Mariko. Tan Juichen adalah kenalan Yap Sau Bin ketika tinggal di Malaysia, sementara Mariko adalah istri Tan Juichen. Mereka baru menikah sekitar 1 tahun yang lalu. Tak berapa lama, kami kemudian diperkenalkan kepada Yasohiro Suzuki dan Shigemoto Shimpei. Kami kemudian makan malam bersama dan membicarakan banyak hal sebelum kemudian Yasuhiro Suzuki mempresentasikan beberapa karya dan pengalamannya bekerja sebagai seniman dan anggota tim peneliti untuk Research Center for Advanced Science and Technology (The University of Tokyo).

Menurut Tan Juichen, Yasuhiro Suzuki merupakan kasus yang menarik dalam perkembangan seni media di Jepang. Ia memiliki latar belakang pendidikan di bidang produk desain dan tidak memiliki pengetahuan yang khusus di bidang seni, teknologi dan media. Namun begitu, Yasuhiro memiliki kemampuan yang menarik dalam mengembangkan berbagai imajinasi dan gagasan, sehingga dalam banyak hal ia sangat menggantungkan kemampuannya dalam mengembangkan ide dan konsep dalam berkarya. Untuk mengembangkan gagasannya, ia banyak dibantu oleh para ahli di lembaga penelitian tempatnya bekerja. Saya rasa, apa yang dilakukan oleh Yasuhiro Suzuki merupakan sebuah contoh bagaimana seniman dapat mengembangkan ide dan gagasan mereka melalui kerja kolaborasi dan memanfaatkan perkembangan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.

Selepas berbincang-bincang dengan Yasuhiro Suzuki, Tan Juichen kemudian mengajak kami ke Onsen. Sebuah tempat pemandian umum tradisional Jepang. Di sana kami kemudian menghabiskan waktu beberapa lama untuk berendam di air hangat. Setelah letih beraktifitas selama beberapa waktu di Jepang, rasanya berendam di Onsen menjadi pilihan yang sangat tepat malam itu. Setelah puas berendam, kami kemudian kembali ke rumah Tan Juichen untuk beristirahat. Selama berada di Kyoto, rencananya saya akan mengunjungi beberapa galeri sebelum kemudian melanjutkan perjalanan ke Fukuoka.

Read Full Post »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.